PEMKAB BULUNGAN PELAJARI ADVOKASI PERTANAHAN KE SUBANG
|
| |
Guna mempelajari tentang Advokasi Pertanahan, 11 orang pejabat dan staf Sekretariat Kabupaten (Setda) Bulungan Kalimantan Utara melakukan kunjungan kerja ke Setda Kabupaten Subang, Kamis (6/11/2014). Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kab Subang, Drs. H. Abdurakhman, M.Si di Ruang Rapat Bupati.Selaku pimpinan rombongan, Sekda Kab Bulungan, Drs. Syafril menyampaikan bahwa sebagai kabupaten baru yang berumur 1 tahun lebih ini merasa perlu belajar banyak mengenai tantangan yang harus dihadapi dalam hal masalah pertanahan. Tantangan di Kabupaten Bulungan diantaranya penyerobotan tanah negara oleh warga, tumpang tindih ijin penggunaan lahan oleh pihak ketiga dan konflik penguasaan lahan antara perusahaan dan warga. “Kami merasa perlu banyak belajar tentang upaya penyelesaian masalah konflik tanah ke kabupaten yang telah berpengalaman. Kami pilih ke Subang,” ujar Syafril dalam sambutannya. Kemudian dikatakan bahwa selama ini upaya yang dilakukan oleh Pemkab Bulungan ialah dengan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Seksi Sengketa. “Kami ingin mengetahui bagaimana (Pemkab) Subang menanganinya? Apakah membentuk tim? Bagaimana mekanismenya dan kewenangan tim yang dibentuk? Apa pula Produk yang dihasilkan? Apakah MoU atau keputusan atau apa? Kita juga ingin tahu,” tambah Syafril yang didampingi oleh Kasubag Administrasi Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan, Kab Bulungan, M. Saleh, SE. Pada kesempatan tersebut, dijelaskan oleh Kepala Bagian Hukum, Thomas Tarigan, SH, bahwa Pemkab Subang dalam upaya menyelesaikan masalah pertanahan dibentuk tim dengan surat kuasa khusus dari Bupati Subang. Masalah pertanahan yang tengah aktual sekarang ialah masalah tanah untuk kepentingan jalan tol. Karena masalah ini merupakan kepentingan nasional maka ganti ruginya telah dititipkan ke Pengadilan. Masalah lainnya ialah tanah milik Pemerintah Hindia Belanda yang dialihkan ke pemerintah Subang yang digugat oleh pihak lain. “Menghadapi masalah ini terkadang Pemkab kekurangan dalam saksi fakta,” ujar Thomas. Pada kesempatan itu antara Pemkab Bulungan dan Subang bertukar cindera. Subang dianugrahi sebilah mandau yang merupakan senjata khas Suku Dayak sedangkan Kab. Bulungan dianugrahi miniatur Sisingaan. (td) |
Minggu, 23 November 2014
www.subang.go.id
Minggu, 16 November 2014
Wanita idaman
Minggu, 16 November 2014
ciri-ciri wanita solehah
Tidak banyak syarat yang dikenakan oleh Islam untuk seseorang wanita untuk menerima gelar solehah, dan seterusnya menerima pahala syurga yang penuh kenikmatan dari Allah s.w.t.
Mereka hanya perlu memenuhi 2 syarat saja yaitu:
1. Taat kepada Allah dan RasulNya
2. Taat kepada suami
Perincian dari dua syarat di atas adalah sebagai berikut:
1. Taat kepada Allah dan RasulNya
Bagaimana yang dikatakan taat kepada Allah s.w.t. ?
- Mencintai Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. melebihi dari segala-galanya.
- Wajib menutup aurat
- Tidak berhias dan berperangai seperti wanita jahiliah
- Tidak bermusafir atau bersama dengan lelaki dewasa kecuali ada bersamanya
- Sering membantu lelaki dalam perkara kebenaran, kebajikan dan taqwa
- Berbuat baik kepada ibu & bapa
- Sentiasa bersedekah baik dalam keadaan susah ataupun senang
- Tidak berkhalwat dengan lelaki dewasa
- Bersikap baik terhadap tetangga
FAKTOR YANG MERENDAHKAN MARTABAT WANITA
---------------------------------------
Sebenarnya puncak rendahnya martabat wanita adalah datang dari faktor dalam. Bukanlah faktor luar atau yang berbentuk material sebagaimana yang digembar-gemborkan oleh para pejuang hak-hak palsu wanita.
Faktor-faktor tersebut ialah:
1) Lupa mengingat Allah
Kerana terlalu sibuk dengan tugas dan kegiatan luar atau memelihara anak-anak, maka tidak heran jika banyak wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya telah lalai dari mengingat Allah. Dan saat kelalaian ini pada hakikatnya merupakan saat yang paling berbahaya bagi diri mereka, di mana syetan akan mengarahkan hawa nafsu agar memainkan peranannya.
Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-Jathiah, ayat 23: artinya:
" Maka sudahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmunya. Dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya."
Sabda Rasulullah s.a.w.: artinya:
"Tidak sempurna iman seseorang dari kamu, sehingga dia merasa cenderung kepada apa yang telah aku sampaikan." (Riwayat Tarmizi)
Inilah wanita solehah
Wanita solehah adalah wanita yang memiliki kelembutan Khadijah, ketabahan Fatimah dan kecantikan Aisyah. Wanita ini kelihatan lemah lembut namun tak ada satu pria gagah yang mampu menjamahnya dengan kekerasan atau paksaan, semua ingin melindunginya karena hijabnya.
Wanita solehah adalah wanita yang menyembunyikan sorot tajam matanya dari tatapan dan saling menatap, tatapannya hanya seperlunya terbalut oleh sipu malu, tapi semua orang terpesona oleh tunduk matanya ini, semua takjub dan semua kagum, di mata manusia ia adalah pelita dan di mata ALLAH ia adalah mutiara. subhanallah…
Ia indah bukan karena cantik parasnya tapi cantik hatinya, jika siang ia berhijab dan jika malam jangan cari ia di kebisingan lampu-lampu sorot kota, atau di tengah kebisingan dunia karena ia berada di atas sajadah, meletakan kening beningnya dan memohon ampunan kepada ALLAH atas Riya, atas fitnah dan atas khayalan kaum Adam yang memujanya, matanya sembab karena takut kepada ALLAH jika kecantikannya telah menjadikannya tangan setan untuk menjadi penggoda karena pada naluri setiap wanita ingin dipuja.
Wanita solehah adalah wanita yang lugu namun tidak bodoh, pikirannya jernih karena diamnya adalah dzikir dan bicaranya adalah dakwah, ia tak pernah kehilangan arah karena Al Quran dan Hadits telah dijadikan dlm hidupnya sebagai GPS [global positioning system], setiap langkahnya ia niatkan untuk mencari ridho ALLAH, ujian dan bahagia dijadikannya ladang ibadah.
Inilah wanita yang sangat diinginkan kehadirannya oleh bumi dan dinantikan kepulangannya di syurga. Apakah anda orangnya???
"Andai kata wanita tidak memerlukan suami kerana berasa cukup dengan kedua ibu bapanya, tentu ibumu adalah orang yang paling berasa cukup tanpa suami. Tetapi wanita diciptakan untuk lelaki dan lelaki diciptakan untuk mereka."
Wanita solehah
Kiat-Kiat Menjadi Istri Yang Solehah
(Menuju dan Membentuk Keluarga Sakinah)
wanitasolehah
1). Lelaki gemar diberi perhatian akan hal-hal yang remeh yang berkaitan dengan dirinya. Dia akan senang bila istrinya mengenakan kancing bajunya, mengelap sepatunya, memotong kukunya, dan sebagaiya. Sabda Rasulullah SAW,
“Ya Fathimah, barangsiapa wanita meminyakkan rambut dan
janggut suaminya serta memotong kumisnya dan mengerat kukunya, maka Allah akan memberikan minuman air dari sungai-sungai di surga, diringankan baginya sakaratul maut, kuburnya akan didapati menjadi taman surga, Allah akan mencatatkannya bebas dari api neraka, dan selamat titian shirat.”
2). Pernahkah Anda dipanggil suami ketika Anda memasak? Anda wajib memenuhi panggilannya. Jika perlu, segera matikan api dan tunaikan permintaannya.
3). Kebanyakan lelaki cukup cerewet dengan kebersihan. Mereka akan bosan apabila isterinya menyambutnya dengan rupa yang semrawut, kusut, dan anak-anak yang lusuh dan kumal “bak kapal pecah dan berantakan”.
4). Lelaki suka dilayani seperti raja oleh isterinya yang memiliki sifat keibuan. Dia suka isterinya mengelap peluhnya, menyediakan keperluan untuk mandi, dan berdiri ketika ia hendak pergi dan kembali.
5). Lelaki suka dipuji. Jangan lupa hargai setiap barang pemberiannya meskipun tidak bagus atau tidak seberapa nilainya.
6). Lelaki akan bosan jika isterinya melulu menagih janji. Mau makan apa, hendak kemana, dan lain-lain.
7). Ada sebagaian lelaki mengatakan, “Isteri yang menghidangkan makanan tanpa menemaninya makan adalah memberi makan kucing.” Anda mesti menemaninya meskipun satu suapan. Thabit Al-Banani berkata, “Terdapat seorang wanita dari Bani Israil yang buta sebelah matanya dan sangat baik pekertinya terhadap suaminya. Apabila dia menghidangkan makanan di hadapan suaminya, dipegangnya pelita sampai suaminya selesai makan.
Pada suatu malam pelitanya kehabisan sumbu. Lalu diambil rambutnya untuk dijadikan sumbu. Esok harinya matanya kemballi melihat. Allah memuliakannya karena rasa hormatnya pada suami.”
8). Lelaki senang dengan kefasihan isterinya dalam berkata, bijak dalam bertindak, dan menjadi partner dalam diskusi. Dia akan muak terhadap wanita yang banyak omong tetapi tak bermakna.
9). Kebanyakan lelaki beranggapan “Baiti Jannati”. Rumahku adalah surgaku dan penenang pikiranku. Jadi wajar jika Anda memelihara suasana rumah dan berperan sebagai bidadari rumah.
10). Kalau Anda menginginkan agar suami berlama-lama di rumah, maka jangan menyambutnya dengan masalah anak dan dapur.
11). Suami (mayoritas) suka kepada istri yang kreatif dalam soal memasak, menghias rumah, dan mengurus dirinya dalam melayani suami.
12). Tempat tidur adalah rahasia suami isteri. Jadikan dia kamar yang eksklusif dan pribadi. Suami tidak suka ruang tidurnya dimasuki orang tanpa izinnya.
13). Pantang bagi suami kalau sedang tidur diganggu. Hal ini akan
membuatnya marah. Jauhkan anak-anak darinya ketika dia tidur.
14). Pantang bagi suami kalau isteri menolak hajatnya kecuali jika
isterinya sedang sakit. “Apabila suami memanggilnya ke tempat tidur tetapi ditolaknya hingga suaminya marah, maka wanita itu tidur dalam laknat malaikat hingga pagi hari.” (HR. Muttafaqun ‘Alaihi).
15). Hanya ketaqwaan Anda yang dapat menguasai ego suami dan membantunya membentuk pribadi muslim yang tangguh serta menjadi suami ideal. Lelaki tidak mudah dengan ucapan cinta, tetapi cukup dengan keluhuran Anda dalam berkorban untuk taat dan menyayangi dirinya, karena lelaki hanya keras pikirannya tetapi sensitif perasaannya.
Wallaahu a’lam.
14 perkara dijaga untuk jadi wanita solehah
Untuk Menjadi Wanita Solehah Perlu Dijaga Empat Belas Perkara.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيم
Segala puji bagi Allah, Tuhan sekelian alam. Selawat serta salam buat junjungan mulia Nabi Muhammad SAW keluarga serta para sahabat dan pengikut yang istiqamah menuruti baginda hingga ke hari kiamat.
Sahabat yang dirahmati Allah,
Wanita solehah adalah sebaik-baik perhiasan di dunia ini. Untuk menjadi wanita solehah perlulah di jaga empat belas (14) anggota tubuh dari pandangan bukan mahramnya. Jika seorang wanita gagal menjaga perkara-perkara tersebut maka dia gagal digelar wanita solehah.
Semoga nota ini bermanfaat untuk semua muslimah yang ingin menutup aurat dengan sempurna.
Pertama : Mencukur bulu kening.
Jumhur ulama berpendapat, hukum mencabut atau mencukur bulu kening adalah haram.
Rasulullah SAW bersabda maksudnya : "Allah melaknat wanita yang mencukur atau mencabut bulu kening atau meminta orang lain mencukur atau mencabut bulu keningnya, wanita yang mengasah gigi supaya kelihatan cantik. Itu perbuatan mengubah ciptaan Allah". (Hadis Riwayat Muslim)
Kedua : Kaki (tumit kaki) jangan dihentak-hentakkan.(untuk mengambil perhatian)
Firman Allah SWT maksudnya : "Janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya.."
(Surah an-Nur ayat 31)
Keterangan: Menampakkan kaki dan menghayunkan/melenggokkan badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada mereka yang mengikatnya dengan gelang kaki adalah sama seperi di zaman arab jahiliyah.
Ketiga : Berwangi-wangian.
Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zinanya .
Abu Musa meriwayatkan bahawa Nabi SAW bersabda, "Setiap mata itu berzina (apabila memandang dengan nafsu wanita yang asing). Dan seorang wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melalui sesuatu majlis, maka ia adalah demikian, demikian...(penzina)" (Hadis Riwayat Tirmidzi)
Nabi SAW bersabda maksudnya : "Siapa saja perempuan yang memakai minyak wangi kemudian keluar ke masjid nescaya tidak diterima solatnya sehingga ia mandi dahulu (membersihkan dirinya dari wangi-wangian tersebut)." (Hadis Sahih Riwayat Ibnu Majah dari jalan Abu Hurairah)
Keempat : Menunjukkan dada.
Wanita yang memakai tudung tetapi membuka dada atau menampakkan leher mereka adalah wanita yang mempermain-mainkan hukum Allah SWT. Memakai tudung biarlah sempurna hingga menutup leher dan dada (tertutup perhiasan di dadanya) supaya tidak menjadi tatapan lelaki yang bukan mahram.
Firman Allah SWT maksudnya : "Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir (muka dan tapak tangan) daripadanya dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka." (Surah an-Nur ayat 31)
Kelima : Mengikir/ mengasah gigi.
Rasulullah SAW bersabda maksudnya : "Allah melaknat wanita yang mencukur atau mencabut bulu kening atau meminta orang lain mencukur atau mencabut bulu keningnya, wanita yang mengasah gigi supaya kelihatan cantik. Itu perbuatan mengubah ciptaan Allah". (Hadis Riwayat Muslim)
Rasululullah SAW melarang dan melaknat wanita yg mengikir giginya atau menjarangkan giginya untuk kecantikan. Sebagaimana hadis Nabi SAW maksudnya " Rasulullah melaknat wanita yang menjarangkan giginya untuk kecantikan." (Hadis Riwayat Bukhari)
Keenam : Bersolek (make-up) di muka .
Firman Allah SWT maksudnya : "Hendaklah kaum wanita tetap di rumah, dan janganlah kamu berhias dan bertingkahlaku seperti orang-orang jahiliyah dahulu".(Surah al-Ahzab (59) ayat 33)
Kebanyakkan wanita sukar untuk meninggalkan bersolek (berbedak yang tebal), bergincu bibir dan bercelak apabila keluar rumah kerana sudah kebiasaan mengikut tren masyarakat. Sebenarnya wanita solehah tidak perlu terikut-ikut dengan amalan orang bukan Islam yang 'mewajibkan' bersolek dan bermake-up dengan tujuan supaya dipandang cantik, hakikat sebenarnya kecantikan seperti ini tidak perlu mengikut pandangan Islam. Memadailah dengan bedak yang tipis untuk menghilangkan kesan minyak dimuka.
Ketujuh : Memakai pakaian dan tudung yang tipis.
Asma binti Abu Bakar menemui Rasulullah SAW dengan memakai pakaian yang tipis.
Asma’ binti Abu Bakar telah masuk ke tempat Rasulullah SAW berada sedangkan dia memakai pakaian nipis. Rasulullah SAW lalu berpaling daripada memandangnya sambil berkata, “Wahai Asma’ sesungguhnya seorang wanita itu apabila telah baligh (haid) maka tidak boleh baginya menampakkan tubuhnya kecuali ini dan ini, seraya menunjukkan wajah dan telapak tangannya.” (Hadis Riwayat Abu Dawud)
Kelapan : Bersentuhan Tangan
Rasulullah SAW tidak pernah memegang tangan seorang wanita pun, baginda membaiat mereka dengan ucapan. Aisyah melanjutkan, "Demi Allah, Rasulullah SAW tidak pernah mengambil sumpah kepada kaum wanita kecuali atas apa yang diperintahkan oleh Allah, dan baginda tidak pernah menyentuh telapak seorang wanita pun, apabila baginda membai'at mereka, baginda hanya mengucapkan; "Sesungguhnya saya telah membai'at kalian." (Hadis Riwayat Muslim hadis no. 3470)
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
لأن يطعن في رأس رجل بمخيط من حديد خير من أن يمس امرأة لا تحل له
Maksudnya : “Sekiranya kepala salah seorang daripada kamu ditusuk dengan jarum besi, itu adalah lebih baik bagi kamu daripada kamu menyentuh wanita yang tidak halal bagi kamu.” (Hadis Riwayat ath-Thabrani. Dinilai sahih oleh al-Mundziri, al-Haitsami, dan al-Albani)
Syaikh al-Albani rahimahullah berkata, “Pada hadis ini terdapat ancaman yang keras (tegas) kepada sesiapa sahaja yang menyentuh wanita ajnabiyah (yang bukan mahram). Padanya juga terdapat dalil atas haramnya bersalaman (mushofahah) dengan wanita. Sebab itu, tidak diragukan bahawa bersalaman itu mengandungi unsur bersentuhan. Pada masa ini, umat Islam banyak diuji dengan situasi ini, dan di antara mereka adalah dari kalangan ahli ilmu. Sekiranya mereka mengingkari perkara tersebut dengan hati mereka, tentu ada sedikit kemudahan untuk menasihati mereka. Tetapi sayangnya, mereka menghalalkan perkara tersebut dengan pelbagai cara (jalan) dan takwilan (penafsiran).” (Rujuk: al-Albani, as-Silsilah ash-Shahihah, 1/225)
Kesembilan : Tidak menundukkan pandangan mata.
Firman Allah SWT maksudnya : "Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir (muka dan tapak tangan) daripadanya dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka." (Surah an-Nur ayat 31)
Sabda Nabi Muhamad SAW maksudnya : "Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama sahaja manakala pandangan seterusnya tidak dibenarkan hukumnya haram." (Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi).
Kesepuluh : Tidak menjaga suara.
Firman Allah SWT maksudnya : "Wahai isteri-isteri Nabi, kamu semua bukanlah seperti mana-mana perempuan yang lain kalau kamu tetap bertakwa. Oleh itu janganlah kamu berkata-kata dengan lembut manja (semasa bercakap dengan lelaki asing) kerana yang demikian boleh menimbulkan keinginan orang yang ada penyakit dalam hatinya (menaruh tujuan buruk kepada kamu) dan sebaliknya berkatalah dengan kata-kata yang baik (sesuai dan sopan)." (Surah al-Ahzab ayat 32)
Rasulullah SAW bersabda maksudnya : "Sesungguhnya akan ada umat ku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, iaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan, maka Allah akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi" (Hadis Riwayat Ibn Majah)
Mendengar wanita berbicara atau bersuara, tidaklah termasuk hal yang terlarang dalam Islam. Kecuali bila suara wanita itu dalam bentuk suara yang mendayu-dayu, mendesah atau dibuat sedemikian rupa sehingga membangkitkan nafsu berahi lelaki yang mendengarnya (seperti menyanyi dan bernasyid). Tentu saja para ulama sepakat untuk mengharamkannya. Namun bila dalam bentuk pembicaraan biasa saja di mana hal itu jauh dari fitnah dan urusan berahi, para ulama sepakat mengatakan bahawa mendengar suaranya tidak diharamkan.
Kesebelas : Kemaluan.
Firman Allah SWT maksudnya : "Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka."(Surah an-Nur ayat 31)
Nabi SAW bersabda maksudnya : "Apabila seorang perempuan itu solat lima waktu, puasa di bulan Ramadan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka masuklah ia ke dalam syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya." (Hadis Riwayat Riwayat Al Bazzar)
Dalam hadis yang lain, Nabi SAW bersabda maksudnya : "Tiada seorang perempuan pun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah." (Hadis Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah.)
Kedua belas : Pakaian ketat dan jarang.
Firman Allah SWT maksudnya : "Hai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah diken ali . Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah maha pengampun lagi maha penyayang." (Surah al-Ahzab ayat 59)
Nabi SAW bersabda maksudnya : "Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan terutama yang menjolok mata , maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti." (Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud , An Nasaii dan Ibnu Majah.)
Dalam hadis yang lain Nabi SAW bersabda maksudnya : "Sesungguhnya sebilangan ahli Neraka ialah perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium baunya." (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)
Keterangan : Wanita yang berpakaian tipis/jarang, ketat/membentuk dan berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu adalah haram hukumnya.
Ketiga belas : Rambut di dedahkan.
Nabi SAW bersabda maksudnya : "Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya. " (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)
Keempat belas : Menampakkan kaki (tidak memakai stokin)
Firman Allah SWT maksudnya : "Wahai Nabi, suruhlah isteri-isterimu dan anak-anak perempuanmu serta perempuan-perempuan yang beriman, supaya melabuhkan pakaiannya bagi menutup seluruh tubuhnya (semasa mereka keluar); cara yang demikian lebih sesuai untuk mereka dikenal (sebagai perempuan yang baik-baik) maka dengan itu mereka tidak diganggu. Dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. (Surah al-Ahzab (33) ayat 59)
Berdasarkan ayat di atas jelaslah wanita wajib menutup seluruh tubuh ( termasuk kaki) dan yang dibenarkan buka adalah muka dan dua tapak tangan sahaja sehingga pergelangannya.
Di zaman moden kini tak ramai yang mahu menutup aurat sepenuhnya seperti mana yang dilandaskan oleh syarak. Mungkin ada yang beranggapan kaki bukanlah suatu yang wajib ditutup kerana ia tidak mendatangkan syahwat kepada lelaki, namun tanggapan itu jelas salah. Ada juga yang mungkin tidak mengetahui bahawa pergelangan kaki adalah termasuk daripada aurat yang wajib ditutup wanita. Zaman kini wanita beranggapan bahawa pergelangan kaki bukan lagi satu aurat walhal dalam Al-Quran telah jelas menyuruh wanita menutup aurat sepenuhnya moga dengan itu mereka akan dianggap wanita yang baik-baik dan tidak akan diganggu.
Sahabat yang dikasihi,
Wahai sahabatku mukminah solehah yang bertakwa!
Jagalah aurat kalian yang merangkumi empat belas (14) perkara yang disebutkan di atas supaya kalian menjadi mukminah solehah yang diredai oleh Allah SWT.
Kecantikan wanita solehah bukan terletak pada wajah yang cantik semata-mata tetapi kecantikannya adalah terletak pada akhlak, keperibadian, percakapan , pergaulan dan pakaian menutup aurat yang dipakainya. Kesemuanya perlu bersepadu dan akan menaikkan maqamnya di sisi Allah SWT iaitu perhiasan yang terbaik di dunia dan tidak ada balasan yang lebih baik untuknya melainkan syurga.
Jumat, 14 November 2014
Langganan:
Postingan (Atom)
